Lofa.
Kehidupan20 Sep 2026 · 5 menit baca· oleh Lofa

10 Kuliner Khas Makassar yang Wajib Dicoba

Coto, konro, pallubasa, sampai pisang epe di Pantai Losari — ini 10 kuliner khas Makassar yang paling sering direkomendasikan, lengkap dengan kisaran harga dan tempat makannya.

10 Kuliner Khas Makassar yang Wajib Dicoba

Makassar sering disebut “Kota Makan Enak”, dan julukan itu bukan sekadar promosi. Hidangannya berkuah pekat dengan rempah berani, sementara kudapan manisnya segar karena berbahan dasar pisang. Daftar ini disusun dari rekomendasi yang muncul berulang di detikFood, Liputan6, Gramedia, dan Jawa Pos.

1. Coto Makassar

Ini ikon nomor satu Sulawesi Selatan. Isinya daging dan jeroan sapi yang direbus dengan ramuan sekitar 40 jenis rempah atau rampah patang pulo, lalu disajikan dengan burasa atau ketupat. Hidangan ini sudah ada sejak era Kerajaan Gowa sekitar abad ke-16, dan pada 2015 ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Warung yang paling sering direkomendasikan: Coto Nusantara, Aroma Coto Gagak yang buka 24 jam, dan Coto Ranggong. (detikFood, Jawa Pos, Gramedia)

Semangkuk sup daging berkuah pekat dengan rempah

2. Sop Konro

Kalau coto bening dan gurih, konro justru gelap dan pekat. Warnanya datang dari kluwek, bumbu yang sama dengan rawon, dipadukan iga sapi yang direbus lama dengan asam jawa dan kayu manis sampai empuk. Rasanya gurih, sedikit manis, dengan sentuhan pedas dan asam di akhir. Paling enak dimakan bersama burasa atau ketupat. Tempat andalannya Konro Karebosi, Sop Konro H. Ronny, dan Sop Konro Bawakaraeng. (detikFood, Gramedia, Jawa Pos)

3. Pallubasa

Sekilas mirip coto, tapi ada dua pembedanya: kuahnya lebih kental dan ditaburi kelapa sangrai yang memberi aroma harum, plus kuning telur mentah yang diaduk di atas kuah panas sehingga terasa creamy. Bahan dasarnya jeroan sapi atau kerbau yang dimasak perlahan. Bedanya lagi, pallubasa disajikan dengan nasi putih, bukan ketupat. Harga satu porsi sekitar Rp30.000–Rp50.000, dan dua nama yang paling disebut adalah Pallubasa Serigala serta Pallubasa Onta. (detikFood, Liputan6, Gramedia, Jawa Pos)

4. Mie Titi

Mie telur yang digoreng kering lalu disiram kuah kental berbahan tepung — kombinasi renyah dan licin dalam satu piring. Kuahnya dibuat dari kaldu dengan bawang putih, merica, dan kecap asin, lalu ditambah daging serta sayuran seperti sawi dan wortel. Karena teknik menggorengnya susah, mie titi paling enak dicari di restoran legendaris kawasan Pecinan, misalnya Mie Titi Perintis atau Mie Titi Veteran. Harga satu porsi Rp25.000–Rp40.000 tergantung topping. (detikFood, Liputan6)

5. Jalangkote

Kudapan gurih berbentuk setengah lingkaran dengan kulit tipis yang renyah. Isinya wortel, kentang, bihun, telur rebus, dan kadang ayam cincang, dibumbui merica dan daun bawang. Cara makannya wajib dicelup cuka pedas — tanpa itu rasanya kurang lengkap. Harganya Rp3.000–Rp5.000 per buah dan dijual per box isi 10–20 biji, jadi cocok untuk camilan perjalanan. Toko terkenalnya Jalangkote Lasinrang dan Jalangkote Salahutu. (detikFood, Liputan6)

Pastri goreng berisi sayur, camilan gurih khas

6. Burasa

Burasa sering dianggap pelengkap, padahal ia layak dicoba sendiri. Bentuknya mirip lontong, tapi berasnya dimasak dengan santan kental dulu sebelum dibungkus daun pisang dan dikukus 3–4 jam. Hasilnya gurih, padat, dan aromanya khas. Orang Makassar memakannya sebagai pendamping coto atau pallubasa. Harga Rp5.000–Rp8.000 per buah, atau sekitar Rp50.000 per ikat isi sepuluh. Cari di warung coto pada pagi hari. (Liputan6, Gramedia)

7. Es Pisang Ijo

Dessert legendaris yang sudah dijual sampai luar Sulawesi. Pisang raja dibungkus adonan tepung berwarna hijau dari jus daun suji dan pandan, dikukus, lalu disiram vla santan, sirup merah, dan es serut. Rasanya manis, gurih, dan dingin — paling pas setelah makan coto yang berat. Harganya Rp15.000–Rp25.000 per porsi, mudah ditemukan di kawasan Pantai Losari dan toko kue tradisional di pusat kota. (detikFood, Liputan6)

8. Es Palu Butung

Sering dikira sama dengan pisang ijo, padahal cara membuatnya beda. Pisang raja dimasak langsung bersama santan, gula, dan tepung beras sampai kuahnya mengental seperti bubur, lalu diberi aroma pandan. Penyajiannya dengan es serut dan sirup merah. Teksturnya lebih lembut dan berkuah dibanding pisang ijo, harganya sekitar Rp12.000–Rp20.000. Coba di kedai es tradisional sekitar Pantai Losari atau Pasar Sentral. (detikFood, Liputan6, Gramedia)

9. Pisang Epe

Kata epe berarti pipih dalam bahasa Makassar, dan itu memang cara membuatnya: pisang kepok dipanggang di atas bara, dikupas, lalu ditekan pipih dengan papan kayu dan dibakar lagi. Setelah matang, pisang disiram saus gula merah dengan sedikit garam dan air daun pandan, dan bisa ditambah keju, cokelat, atau durian. Harganya Rp5.000–Rp15.000, dijajakan sore sampai malam di sepanjang Pantai Losari. (Liputan6, Gramedia)

Pedagang memanggang pisang di atas bara arang

10. Barongko

Kue penutup dari pisang raja yang dihaluskan lalu dicampur santan, telur, dan gula. Adonannya dibungkus daun pisang dan dikukus, menghasilkan tekstur lembut dan padat yang paling nikmat disantap dingin. Dulu barongko hanya disajikan untuk kalangan bangsawan Bugis-Makassar, sekarang bisa dibeli siapa saja di pasar dan toko oleh-oleh. Harga Rp5.000–Rp8.000 per buah, atau Rp50.000–Rp70.000 per kotak isi sepuluh, dan tahan sekitar tiga hari di suhu ruang. (detikFood, Liputan6, Gramedia)

Kue tradisional yang dibungkus daun pisang

Pertanyaan Umum

Kapan waktu paling pas kulineran di Makassar? Pagi sampai sore untuk coto, konro, pallubasa, dan mie titi — warung coto buka sejak pukul 06.30. Sore sampai malam untuk jajanan ringan di Pantai Losari seperti pisang epe, yang mulai dijajakan sekitar pukul 16.00. (Gramedia, Jawa Pos)

Berapa bujet makan per orang? Makanan berat Rp25.000–Rp50.000 per porsi, kudapan Rp3.000–Rp8.000 per buah, dessert Rp12.000–Rp25.000. Dengan Rp100.000 kamu sudah bisa mencoba tiga sampai empat hidangan dalam sehari.

Di mana pusat kulinernya? Pantai Losari untuk jajanan sore-malam, Pasar Terong untuk warung tradisional, Jalan Nusantara untuk coto, dan kawasan Karebosi untuk sop serta konro. (Liputan6, Gramedia, Jawa Pos)

Ada kuliner Makassar yang bisa dibawa pulang? Barongko paling praktis karena tahan sekitar tiga hari, dan jalangkote bisa dibeli per box. Coto Makassar instan juga sudah banyak dijual dalam kemasan. (Liputan6, detikFood)

Penutup

Urutan mencobanya gampang: mulai dari yang berkuah — coto atau konro — lalu pallubasa di hari berikutnya, dan tutup sore hari dengan pisang epe di Losari. Kalau waktunya cuma sehari, pilih coto plus es pisang ijo; dua hidangan itu sudah mewakili dua sisi kota ini, gurih yang pekat dan manis yang segar.

#kuliner makassar#makanan khas makassar#makassar#coto makassar#wisata kuliner

Produk yang Mungkin Berguna

Rekomendasi produk yang relevan dengan artikel ini.

Kotak Penyimpanan Serbaguna Set Isi 6 Storage Box Organizer

Kotak Penyimpanan Serbaguna Set Isi 6 Storage Box Organizer

Fresh Guard Double Seal Ziplock / Plastik Klip Zip Lock / Kantong Penyimpanan Makanan Serbaguna

Fresh Guard Double Seal Ziplock / Plastik Klip Zip Lock / Kantong Penyimpanan Makanan Serbaguna

Beberapa tautan produk di artikel ini merupakan tautan afiliasi. Jika kamu membeli melalui tautan tersebut, Lofa dapat menerima komisi tanpa biaya tambahan bagi kamu.

Artikel Terkait

Kehidupan18 Sep 2026 · 5 mnt baca

7 Tempat Makan Legendaris di Solo yang Masih Jadi Favorit

Dari soto yang buka sejak 1939 sampai tengkleng di bawah gapura Pasar Klewer, ini 7 tempat makan legendaris di Solo yang masih ramai sampai sekarang — lengkap dengan jam buka dan kisaran harganya.

tempat makan solokuliner solosolokuliner legendariswisata kuliner
Kehidupan11 Okt 2026 · 4 mnt baca

7 Kuliner Khas Tangerang yang Wajib Dicoba

Bukan cuma laksa: ini 7 kuliner khas Tangerang yang paling sering direkomendasikan, dari nasi jagal dan sate bandeng sampai gecom, roti baso, dan tahu Serpong.

kuliner tangerangmakanan khas tangerangkulinertangeranglaksa tangerang
Kehidupan10 Okt 2026 · 4 mnt baca

8 Tempat Wisata Anak di Jakarta yang Murah dan Edukatif

Cari wisata anak murah di Jakarta? Ini 8 tempat edukatif dengan tiket mulai Rp2.000 sampai gratis, dari Ragunan dan TMII sampai Museum Bank Indonesia dan Tebet Eco Park.

wisata anak jakartawisata murah jakartawisata edukatifliburan keluargajakarta